新闻是有分量的

Benarkah bekerja membuat kamu alami kenaikan berat badan?

2017年9月2日下午6:18发布
2017年9月2日下午6:18更新

BERAT BADAN NAIK。 Ilustrasi pria mengalami kenaikan berat badan pasca pengaturan pola makan tidak benar。 Ilustrasi oleh Rappler

BERAT BADAN NAIK。 Ilustrasi pria mengalami kenaikan berat badan pasca pengaturan pola makan tidak benar。 Ilustrasi oleh Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Apakah kamu pernah menghadiri acara reuni dengan teman-teman kuliah baru-baru ini? Apakah salah satu dari mereka bilang kalau kamu terlihat lebih gemuk?

Perkataan itu sebenarnya membuat kamu sedikit merasa tersinggung。 Tapi,pada kenyataannya,setelah bekerja bobot tubuh kamu memang bertambah seiring menaiki tangga kesuksesan。

Situs Career Builder meminta Harris Interactive melakukan survei terhadap lebih dari 3.000 pekerja pada 2013.Ternyata 41 persen responden mengatakan mengalami kenaikan bobot selama bekerja。

Pekerja yang menghabiskan waktu berjam-jam duduk di meja kerja(seperti asisten administrasi)dan memiliki tingkat stres tinggi(seperti insinyur dan guru)lebih mungkin mengalami kenaikan berat badan。

Sebenarnya,ada banyak alasan mengapa pekerjaan kamu bisa mempengaruhi ukuran pinggang。 Hal ini berkaitan dengan diet,aktivitas fisik,dan perilaku。 Berikut adalah 11 penyebab mengapa bekerja dapat membuat kamu gemuk。

Duduk dalam waktu喇嘛

Penyebab utama kenaikan berat badan yang berhubungan dengan pekerjaan adalah kurangnya aktivitas fisik,terutama bagi kebanyakan karyawan yang bekerja sejak jam 9 pagi hingga pukul 5 sore。 Berdasarkan survei,para pekerja mengaku“duduk di meja hampir sepanjang hari”sebagai nomor satu alasan untuk memperluas lingkar pinggang mereka。

Penelitian menunjukkan orang-orang yang berdiri atau berjalan sepanjang hari bisa membakar lebih banyak kalori,sehingga pertambahan bobot badan tidak terlalu banyak。

Perjalanan kerja yang panjang

Selain menghabiskan waktu di meja kerja,sebagian karyawan berangkat ke tempat kerja dan pulang ke rumah dengan mengendarai atau menumpang mobil。 Mereka bisa duduk di kendaraan selama satu jam atau lebih。

Biasanya,pertambahan bobot badan pegawai yang biasa pulang pergi dengan menumpang kendaraan yang bisa membuatnya duduk berjam-jam lebih tinggi dibandingkan mereka yang ke kantor naik kendaraan umum atau berjalan dan bersepeda。

Stres

Kadar hormon stres kortisol yang tinggi dapat memicu lemak dan gula。 Pada akhirnya,kelebihan lemak disimpan di sekitar bagian tengah tubuh。

Bahkan pada sebuah penelitian di Jerman tahun 2014 menemukan fakta stres terkait pekerjaan merupakan faktor risiko糖尿病tipe 2。

Lembur

Dalam sebuah studi di宾夕法尼亚大学tahun 2013,orang dewasa yang hanya tidur selama empat jam selama lima malam berturut-turut mendapatkan bobot lebih banyak dari pada mereka yang tidur teratur selama delapan jam。 Hal ini karena orang yang begadang karena lembur mengonsumsi makanan tambahan(dan makanan berkalori tinggi)menjelang tidur。

Kurang paparan sinar matahari

Kamu tidak akan terkena sinar matahari yang cukup jika selalu bekerja di sebuah bilik tanpa jendela,dan tiba di tempat kerja sebelum matahari terbit。 Sebuah studi西北大学tahun 2014 menemukan bahwa paparan sinar matahari dikaitkan dengan Index Massa Tubuh。

Cahaya membantu mengatur ritme sirkadian,yang pada gilirannya mengatur keseimbangan energi dan pengeluaran。 Jadi,para peneliti menyarankan agar seseorang mendapatkan sinar matahari selama 20-30 menit antara pukul 8 pagi dan siang hari untuk menghindari penambahan berat badan yang tidak diinginkan。

Pilihan makan siang

Waktu istirahat makan siang kamu terasa sempit,sebab harus menyelesaikan pekerjaan sebelum tengah hari dan menghadiri pertemuan selepas jam 1 siang。 Tapi,kamu tidak boleh absen santap siang。

Untuk menghemat waktu,alih-alih memilih makanan yang sehat,kamu justru memilih makanan cepat saji yang dibeli dari restoran melalui jalur drive thru。

Kebiasaan kamu makan-makanan berkalori tinggi tentau membuat badan menjadi gemuk。 Jika saja kamu mengganti menu makan siang yang lebih sehat,tentu kamu tidak akan segemuk sekarang。

Kebiasaan makan rekan kerja

Jika kamu sering makan siang bersama kolega,pilihan makanan mereka yang tidak sehat mungkin akan menular。 Sebuah studi tinjauan tahun 2014 yang diterbitkan dalam营养与饮食学院期刊menemukan bahwa orang cenderung menyesuaikan diri dengan“norma makan”dalam lingkungan sosial。

Dengan kata lain,jika kamu tahu orang lain memesan makanan berlemak tinggi,kamu cenderung melakukan hal yang sama。 Hal ini sangat mungkin terjadi di tempat kerja。

Pesta di kantor yang terlalu sering

Mungkin tempat kerja kamu punya budaya yang bagus。 Para pegawai selalu merayakan ulang tahun,promosi dan sebagainya dengan kue。

Menurut调查职业生成器,satu dari lima响应mengatakan bahwa perayaan di kantor berkontribusi terhadap kenaikan berat badan mereka。

电梯

Kapan terakhir kali kamu naik tangga di tempat kerja? Jika naik tangga membuat kamu harus repot mengganti sepatu kerja dengan sepatu kets,kenapa tidak lakukan saja? Naik dan turun tangga saat akan menuju ruangan atau pada jam makan siang bisa menjadi langkah pembakaran kalori yang berharga。

Penggunaan perangkat数字

Pekerjaan kamu tidak berhenti pada果酱5疮。 Kita hidup di era di mana masyarakat selalu terhubung setiap saat setiap waktu。

Banyak karyawan yang masih terikat dengan kantor melalui telepon genggam setelah jam kerja。 Hal ini membuat mereka sulit melepaskan diri dari stres kerja dan tuntutan bos。

Selain itu,semakin sering kita mengobrol melalui aplikasi chat,maka semakin sedikit aktivitas fisik yang dilakukan。 Kita merasa tidak perlu bertemu orang yang ingin diajak mengobrol。 Kurangnya aktivitas fisik bisa menjadi faktor pemicu kegemukan。

Acara setelah果酱kerja

Kamu sering mendapat saran untuk memperkuat ikatan dengan rekan kerja,atasan atau klien。 Salah satunya dengan acara makan malam atau pesta sepulang jam kerja。

Acara ini penting untuk meloloskan proyek atau bahkan mendapat promosi。 Tapi,biasanya kamu pasti akan memasukkan“makanan jahat”yang membuat gemuk ke dalam tubuh。 - Rappler.com

Artikel ini sebelumnya sudah diterbitkan oleh situs